Baru baru ini kita dikejutkan oleh suara emas seorang gadis cantik bernama Carisa Intan lewat akun youtuber dengan idnya bernama Carisa Intan yang dinyanyikan melalui fasilitas smule.
Judul Posting: Suster nyanyi KOKORO NO TOMO versi Jawa ( Elingono jaman semono )
Alamat youtube: https://www.youtube.com/watch?v=GwnjZM1R8c4
Selain itu juga banyak sekali para youtuber yang telah mempopulerkan Carisa Intan tersebut (ucapan terimakasih setinggi tingginya tentunya) diantaranya youtuber dengan nama chanel: Marcho Andrea, Best smule, eka aji, yogawan, Kasino Dedepart2, dan yang mau meyusul dipersilahkan.
Dan yang lebih fenomenal lagi lagu ini juga telah diterima di masyarakat dengan bukti telah dinyanyikan oleh sekelompok gup musuk keroncong bapak Taiman, dengan judul posting: Keroncong Taiman – Elingono Jaman Semono (Kokoro No Tomo versi Jawa). Dipublikasikan tanggal 15 Jul 2017,Jakarta punya keroncong ! Namanya Keroncong Taiman ! Lokasi : Jl. Haji Taiman Barat, Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Yang memposting adalah youtuber dengan nama id youtube: Hizki Beta Sunarna
Penampakan Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=ZEBPY0N8unk
Buat masyarakat yang suka lagu ini silahkan dinyanyikan dengan versi masing masing, yang penting happy!! hehe
Siapakah dibalik ketenaran Carisa Intan dengan lagu tersebut?
Tentunya adalah siapa yang menciptakan lirik lagu tersebut. Ternyata setelah ditelusur lagu tersebut telah dikarang sejak 6 tahun silam, tepatnya tanggal 16 November 2011 dan diunggah di youtube dengan akun id bernama Prabu Sudarmanto Maharaja Smlue:
Judul Posting: Kokoro No Tomo Versi Jawa (Elingono Jaman Semono)
Penampakan youtube: https://www.youtube.com/watch?v=HdzxAcWzO7c&list=RDHdzxAcWzO7c
Selain itu klipnya juga telah dibuat klipnya 3 tahun lalu yang diunggah ke youtube pada tanggal 31 agustus 2013 dengan judul posting adalah Kokoro No tomo versi jawa by Sudarmanto, penampakannya adalah sebagai berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=ymUwJUZ8M4A
Latar belakang mengarang lagu ini adalah merupakan fenomena social yang terjadi di masyarakat kita tentang bagaimana kita memperlakukan orang tua kita untuk dapat memuliakan mereka atau malah sebaliknya.
Dimulai dari suasana Trdisi Lebaran yang telah usai. Dimana tradisi sungkem saat lebaran kepada orang tua telah dilaksanakan dan tlah berlalu. Anak anak telah kembali ke tempat tinggalnya masing masing, telah kembali ke tempat dimana mereka bekerja untuk melangsungkan kehidupannya. Orang tua tetap masih sendirian di rumah dengan hanya dan hanya ditemani sepi. Masih mending tidak dikirim ke panti jompo,ini sangat menyedihkan tentuanya ada sebagian yang malah suka haha.
Fenomena social yang terjadi
Jangankan mengirimi uang untuk orang tuanya, untuk mencukupi kebutuhan sendiri aja tidak cukup. Gaji yang pas pasan hanya cukup untuk makan biaya sehari hari dan membayar operasional anak sekolah. Namun apakah dengan kondisi seperti ini kita harus melupakan jasa orang tua kita??? Sungguh miris jika kita sebagai melupakan jasa orang tua, sebagai anak yang tidak berbakti. Benar kata pepatah, kasih anak sepanjang langlah dan kasih ibu sepanjang jalan. Atau satu orang ibu bisa membesarkan 10 orang anaknya, namun 10 orang anak belum tentu bisa memperhatikan orang tuanya.
Lirik lagu ini memberikan pesan moral agar anak selalu mengingat jaman dahulu bahwa orang tua mati matian membesarkan dan menafkahi si anak. Memberi pesan agar kita jangan melupakan para orang tua kita. Semoga dengan tidak melupakan orang tua kita alias berbakti, kita dapat melangkah lebih sukses dengan karir kita karena doa orang tua yang tak henti hentinya buat kita.
Sudahkan saudara memuliakan orang tua anda?!?!?!?!?? Ayolah mulai dari sekarang, buat yang belum loh yaaa…hehehe salam damai
Nama Penulis: Pangeran 9 lurah
Nama Istagram: @Pangeran_9_Lurah
Facebook: Prabu Sudarmanto Atlantis